oleh guru kita Alhabib Muhdor Alhamid
Diriwayatkan dari ’Aisyah Ummul Mu’minin RA, ia berkata :
دخلت أسماء بنت أبي بكر على رسول الله صلى الله عليه وسلم وعليها ثياب شامية رقاق ، فأعرض عنها ثم قال : "يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا" وأشار إلى وجهه وكفيه
sesungguhnya Asma’ binti Abu Bakar RA masuk menemui Rasul SAW sedangkan Asma’ mengenakan pakaian yang tipis produksi negeri Syam, maka Rasulullah memalingkan pandangan beliau seraya bersabda ”Apa ini wahai Asma’? Sesungguhnya seorang perempuan apabila telah sampai pada haidnya maka tidak layak untuk terlihat darinya kecuali ini dan ini” Seraya beliau menunjuk telapak tangannya dan wajahnya” [HR. Baihaqi]
دخلت أسماء بنت أبي بكر على رسول الله صلى الله عليه وسلم وعليها ثياب شامية رقاق ، فأعرض عنها ثم قال : "يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا" وأشار إلى وجهه وكفيه
sesungguhnya Asma’ binti Abu Bakar RA masuk menemui Rasul SAW sedangkan Asma’ mengenakan pakaian yang tipis produksi negeri Syam, maka Rasulullah memalingkan pandangan beliau seraya bersabda ”Apa ini wahai Asma’? Sesungguhnya seorang perempuan apabila telah sampai pada haidnya maka tidak layak untuk terlihat darinya kecuali ini dan ini” Seraya beliau menunjuk telapak tangannya dan wajahnya” [HR. Baihaqi]
Catatan penting...
Parameter peradaban manusia terletak pada pakaian yang
dikenakannya. Karena itu, sebagai makhluk yang beradab, manusia
memerlukan pakaian dalam kehidupannya sehari-hari. Namun syaitan tidak
menghendaki manusia memiliki peradaban yang tinggi dan kehormatan yang
mulia, karenanya syaitan berusaha dengan berbagai cara agar manusia
melepaskan pakaian yang melekat pada tubuhnya dan saling memperlihatkan
auratnya. Allah SWT berfirman :
يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا
yang artinya : “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kalian dapat ditipu oleh syaitan sebagai-mana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapak kalian dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakai-annya untuk memper-lihatkan kepada keduanya auratnya”. [QS Al-A’raf : 27].
يَا بَنِي آدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآتِهِمَا
yang artinya : “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kalian dapat ditipu oleh syaitan sebagai-mana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapak kalian dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakai-annya untuk memper-lihatkan kepada keduanya auratnya”. [QS Al-A’raf : 27].
Kewajiban menutup aurat tidak hanya diketahui oleh seorang
muslim lewat ajarannya namun setiap orang yang berakal sehat pastilah
menyadari bahwa membuka aurat merupakan perbuatan buruk, karena itu
Ash-Shabuny berkata:
سميت العورة سوأة لأن كشفها يسوء صاحبها
Dalam bahasa Arab, aurat diistilahkan dengan sau’ah yang artinya buruk, karena terbukanya aurat dapat memburukkan seseorang. [Shafwatat Tafasir]
سميت العورة سوأة لأن كشفها يسوء صاحبها
Dalam bahasa Arab, aurat diistilahkan dengan sau’ah yang artinya buruk, karena terbukanya aurat dapat memburukkan seseorang. [Shafwatat Tafasir]
Ada sebuah percakapan menarik berikut ini. Lelaki inggris
bertanya: "Kenapa dalam Islam wanita tidak boleh bersentuhan dengan
sembarang pria?" Syeikh menjawab: "Bisakah kamu berjabat tangan dengan
ratu Elizabeth?..Lelaki inggris menjawab: "oh tentu tidak bisa ! Cuma
orang orang tertentu saja yang bisa berjabat tangan dengan ratu."Syeikh
tersenyum dan berkata: "Wanita wanita kami (kaum muslimin) adalah para
ratu dan ratu tidak boleh bersentuhan dengan pria sembarangan (yang
bukan Mahramnya") lalu si inggris bertanya lagi, "Kenapa perempuan Islam
menutupi tubuh dan rambut mereka (aurat)?" Syeikh tersenyum dan punya
dua permen, ia membuka permen yang pertama dan membiarkan permen kedua
terbungkus. Dia melemparkan keduanya ke lantai. Syeikh bertanya: "jika
saya meminta anda untuk mengambil satu permen, mana yang anda pilih? Si
inggris menjawab: "yang terbungkus." Syeikh berkata: "Itulah cara kami
memperlakukan perempuan kami.".
Karena itu, anak Adam yang berarti seluruh manusia,
diharuskan untuk menggunakan pakaian yang menutup auratnya. Dalam Ayat
lain Allah SWT berfirman :
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kalian pakaian yang dapat menutupi aurat kalian dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”. (QS. 7 : 26)
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kalian pakaian yang dapat menutupi aurat kalian dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat”. (QS. 7 : 26)
Ketika menafsiri ayat ini, Muhammad Ali Ash-Shabuny dalam
bukunya Shafwatat Tafasir mengatakan bahwa Allah menurunkan kepada kita
dua pakaian. Pertama, pakaian untuk menutupi aurat, dan pakaian yang
menjadi perhiasan yang menambah keelokan dan kebagusannya. Kedua,
pakaian takwa. Pakaian yang menutup aurat saja minus ketaqwaan belum
cukup untuk menjadikan seseorang berpredikat baik dan sholeh. Seorang
pujangga berkata:
وخير لباس المرء طاعة ربه :: ولاخير فيمن كان لله عاصيا
Sebaik-baik pakaian seseorang adalah ketaatannya kepada Tuhannya dan tidak ada kebaikan sama sekali yang terdapat pada seseorang yang bermaksiat kepada Allah. [Shafwatat Tafasir] Wallahu A’lam. Semoga kita semua dan keluarga diberi kekuatan oleh Allah untuk menutup aurat dan selalu mengenakan sikap taqwa layaknya kita memakai baju kita. SMG BERMANFAAT
وخير لباس المرء طاعة ربه :: ولاخير فيمن كان لله عاصيا
Sebaik-baik pakaian seseorang adalah ketaatannya kepada Tuhannya dan tidak ada kebaikan sama sekali yang terdapat pada seseorang yang bermaksiat kepada Allah. [Shafwatat Tafasir] Wallahu A’lam. Semoga kita semua dan keluarga diberi kekuatan oleh Allah untuk menutup aurat dan selalu mengenakan sikap taqwa layaknya kita memakai baju kita. SMG BERMANFAAT

No comments:
Post a Comment