oleh guru kita Alhabib Muhdor Alhamid
BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA..
Rasulullah SAW menekankan kebersihan jalan dan tempat umum
serta melarang tindakan yang mengotorinya dengan berbagai sampah dan apa
pun yang menimbulkan gangguan. Beliau menjelaskan bahwa itu termasuk
bagian dari iman yang mana iman menjadi tidak sempurna kecuali dengan
memenuhinya:
Dalam Shahiih Al-Bukhari dan Shahiih Muslim dari Abu Hurairah RA bahwa ia mengatakan; Rasulullah SAW bersabda:
اْلإِيْمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُوْنَ – وَفِي رِوَايَةٍ:
وَسِتُّوْنَ – شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا: قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ،
وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ اْلأَذَى مِنَ الطَّرِيْقِ.
"Iman itu lebih dari tujuh puluh – dalam riwayat lain; enam puluh – cabang. Yang paling utamanya adalah kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan paling bawahnya menyingkirkan gangguan dari jalan."
"Iman itu lebih dari tujuh puluh – dalam riwayat lain; enam puluh – cabang. Yang paling utamanya adalah kalimat tiada Tuhan selain Allah, dan paling bawahnya menyingkirkan gangguan dari jalan."
Jika mukmin sesuai dengan tuntutan keimanannya tidak boleh
membiarkan sampah yang dilihatnya di jalan dan ia pun dapat membuangnya,
sementara di saat yang sama tidak ada orang lain yang membuangnya, maka
yang lebih ditekankan, lebih ditetapkan, dan lebih diwajibkan adalah ia
tidak boleh membuang sampah di jalan.
Perhatikan wahai muslim dan ketahuilah bahwa kebersihan
jalan kecil maupun jalan besar merupakan bagian dari iman, dan ini bukan
sebagai bentuk anjuran yang boleh ditinggalkan tidak pula sebagai
ajakan secara sukarela.
Nabi SAW memerintahkan penyingkiran gangguan dari jalan
dalam sabda beliau – sebagaimana yang diungkap dalam hadis yang
diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari Abu Hurairah – :
نَحِّ اْلأَذَى عَنْ طَرِيْقِ اْلمُسْلِمِيْنَ.
"Singkirkan gangguan dari jalan kaum muslim."
نَحِّ اْلأَذَى عَنْ طَرِيْقِ اْلمُسْلِمِيْنَ.
"Singkirkan gangguan dari jalan kaum muslim."
Sementara ancaman bagi orang yang membuat gangguan di jalan
kaum muslim sebagaimana yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dengan
isnad hasan dari Hudzaifah bin Usaid RA bahwa Nabi SAW bersabda:
مَنْ آذَى الْمُسْلِمِيْنَ فِي طُرُقِهِمْ وَجَبَتْ عَلَيْهِ لَعْنَتُهُمْ.
"Siapa yang mengganggu kaum muslim di jalan-jalan mereka maka sudah selayaknya ia mendapat kutukan mereka."
"Siapa yang mengganggu kaum muslim di jalan-jalan mereka maka sudah selayaknya ia mendapat kutukan mereka."
Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda:
مَنْ غَسَلَ سَخِيْمَتَهُ عَلَى طَرِيْقٍ مِنْ طُرُقِ
الْمُسْلِمِيْنَ فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ
أَجْمَعِيْنَ.
"Siapa yang mencuci sakhimahnya(sampah dan kotoran) di jalan mana pun dari jalan-jalan kaum muslim, maka ia mendapat kutukan Allah, para malaikat, dan seluruh umat manusia."
Muslim dan lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
اتَّقُوا اللَّاعِنَيْنَ.
"Jagalah diri kalian dari dua orang yang mengutuk."
Para sahabat bertanya; siapa dua orang yang mengutuk itu wahai Rasulullah?
Beliau menjawab:
الَّذِي يَتَخَلَّى فِي طُرُقِ النَّاسِ أَوْ فِي ظِلِّهِمْ.
"Orang yang membuang hajat di jalan orang-orang atau di tempat teduh mereka." Yakni area tempat mereka berkumpul dan duduk. Beliau SAW mengapreasiasi orang yang menyingkirkan gangguan dari jalan , Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa ia mengatakan; Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang mencuci sakhimahnya(sampah dan kotoran) di jalan mana pun dari jalan-jalan kaum muslim, maka ia mendapat kutukan Allah, para malaikat, dan seluruh umat manusia."
Muslim dan lainnya meriwayatkan dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:
اتَّقُوا اللَّاعِنَيْنَ.
"Jagalah diri kalian dari dua orang yang mengutuk."
Para sahabat bertanya; siapa dua orang yang mengutuk itu wahai Rasulullah?
Beliau menjawab:
الَّذِي يَتَخَلَّى فِي طُرُقِ النَّاسِ أَوْ فِي ظِلِّهِمْ.
بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيْقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ فَأَخَّرَهُ، فَشَكَرَ اللهُ لَهُ فَغَفَرَ اللهُ لَهُ.
Ketika menyusuri jalan seorang laki-laki mendapati batang
berduri, ia pun menyingkirkannya, hingga Allah berterimakasih kepadanya kemudian Allah mengampuninya."
Betapa mulia dan agung Nabi mulia SAW yang membawa kebahagiaan dan kebersihan dunia serta kebahagiaan akhirat.
SMG BERMANFAAT
SMG BERMANFAAT

No comments:
Post a Comment